Jum'at, 13 September 2024 – awal semester yang penuh tantangan ini, para mahasiswa penerima beasiswa kerja di Universitas Islam Negeri (UIN) SATU Tulungagung menghadapi masalah yang serius terkait pencairan dana beasiswa mereka. Salah satu mahasiswa yang merasakan dampak dari masalah ini adalah Anas, yang telah menunggu selama hampir tiga bulan untuk mendapatkan dana beasiswa yang seharusnya sudah diterimanya.
Anas, yang merupakan salah satu penerima beasiswa kerja, mengungkapkan rasa frustasinya terkait keterlambatan pencairan dana tersebut. "Saya sudah hampir tiga bulan merasa tidak tenang karena terus memikirkan masalah beasiswa ini. Keterlambatan ini sangat mempengaruhi keseharian saya," ungkap Anas dengan nada penuh kekhawatiran. Ia menjelaskan bahwa beasiswa tersebut sangat penting untuk membantu menutupi biaya hidup sehari-hari serta keperluan akademik yang mendesak.
Tak hanya Anas, Habbib, seorang mahasiswa lainnya yang juga menerima beasiswa kerja, merasakan dampak yang sama. Habbib berharap pihak universitas segera menangani masalah ini dengan serius. "Saya sangat membutuhkan dana beasiswa ini untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keterlambatan ini membuat saya sulit untuk fokus pada studi saya," kata Habbib. Ia menambahkan bahwa dana beasiswa tersebut sangat krusial dalam mendukung keberlangsungan studinya.
Keterlambatan dalam pencairan beasiswa ini juga mempengaruhi beberapa mahasiswa lainnya yang berada dalam situasi serupa. Mereka menyuarakan keprihatinan dan mendesak pihak universitas untuk segera menyelesaikan administrasi dan mekanisme pencairan dana beasiswa yang tertunda. Mereka berharap agar pihak universitas dapat memberikan klarifikasi mengenai penyebab keterlambatan dan segera mencari solusi agar masalah ini tidak terulang di masa depan.

Komentar
Posting Komentar